MKNU Cetak Kader Militan dan Berwawasan Kebangsaan

Share to :

Subang, NU Subang Online

Sebanyak 94 Kader NU mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) angkatan  ke 2 PCNU Kabupaten Subang, kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Anwar Mubtadiin yang diasuh oleh KH  Jejen Zaenal Mufid, Wera Kelurahan Dangdeur Subang, Sabtu-Ahad (6-7/2/2021).

Ketua PCNU Subang, KH Satibi, S.Pd.I, MM saat mengisi sambutan di acara MKNU

Ketua PC NU Kabupaten Subang KH. Satibi mengatakan, MKNU ini adalah pra syarat kader NU untuk bisa masuk dalam struktur pengurus NU di berbagai tingkatan.

MKNU adalah sebuah institusi yang dibentuk oleh PBNU.Dimana kader NU sebelum menduduki jabatan strukural dimanapun, harus menempuh MKNU sebagai pra syarat dan dituangkan dalam AD/ART NU Bab 13 pasal 39 ayat 8 , hasil Muktamar ke 33 tahun 2015 di Jombang

“MKNU adalah pintu masuk untuk menduduki sebuah jabatan struktural kepengurusan NU dimanapun. Dan bagi yang lulus mendapat sertifikat yang ditandatangi oleh Ketum PBNU dan Rois Am PBNU,” katanya.

Selanjutnya dengan MKNU ini, diharapkan para kader NU, memiliki pemahaman yang luas tentang wawasan berNU, berbangsa, bernegara dan berbudaya dalam bingkai ke bhinekaan.

Artinya para pengurus NU, tidak hanya mengusai ilmu tauhid, fiqih dan tasawuf  yang tertuang dalam kitab-kitab kuning. Tetapi juga memahami amaliah, fiqroh dan harokah NU dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama.

Kader NU yang ikut dalam MKNU itu dari jajaran pengurus PCNU, Lembaga, Banom, MWC, IPNU, IPPNU dan PMII.

Materi dan Nara sumber disampaikan oleh jajaran pengurus PWNU Jabar. Materinya diantaranya yaitu: Pengantar MKNU oleh: Drs. H. Kiagus Zaenal Mubarok, M.AP, Respon dan Relasi NU terhadap Ideologi oleh KH. Yayan Bunyamin, M.Phil (Tim MKNU PWNU), Relasi dan Respon NU thd Negara H.A.Dasuki (Wakil Sekretaris PWNU), Penguatan Strategi Dakwah NU lewat Media oleh: Abdullah Zuma (Pemred NU Jabar Online), Islam Nusantara: NU dan Sunda oleh Dr. H. Asep Salahudin, Arah Strategi dan Program NU serta RTL. Oleh PWNU dan PCNU.

Penulis: Dadan Ramdani