Kiai Jejen Ceritakan Pengalaman Spiritual saat Menulis Buku Hujjah Aswaja

Share to :

Subang, NU Online

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang menggelar halal bihalal yang dihadiri Maulana Syekh Thoriq Ghonnam Al Husaini, kehadiran ulama asal Lebanon tersebut merupakan sebuah kehormatan bagi jajaran pengurus PCNU Subang dan warga nahdliyyin di Kabupaten Subang.

Kiai Jejen Zaenal Mufid presentasi Buku Hujjah Aswaja

Acara halal bihalal itu diawali dengan pembukaan pengajian rutin Reboan Kitab Al Hikam Ibnu Athoillah As-Sakandari, yang selama bulan Ramadhan kemarin sempat libur, Rabu (2/6/2021).

 

Selain itu, dalam acara tersebut juga sekaligus digelar Launching dan Bedah Buku Hujjah Ahlussunnah Waljamaah yang dilengkapi dengan  pendapat para ulama tentang amaliyah warga NU, buku tersebut merupakan karya Katib PCNU Subang sekaligus Pengasuh Pesantren Nurul Anwar Mubtadi`in, Wera, Subang, KH. Jejen Zaenal Mufid, S.Sos.I

 

Kiai Jejen menceritakan pengalamannya saat menulis buku tersebut, ketika proses menulis buku ia merasakan kegalauan yang luar biasa dan puncaknya akan menghentikan proses  penulisan karena merasa minder.

 

“Karena saya merasa masih jahil dan tidak pantas menulis buku ini,”ungkapnya.

 

Beberapa waktu kemudian ia berziarah ke salah seorang ulama dan tokoh PBNU, usai membaca tawasul ia membacakan tulisan Kata Pengantar dalam buku tersebut di atas makbarah dan saat itu pula ia mencium wangi yang sangat semerbak.

 

“Mungkin ini sebagai isyarat bahwa saya harus terus menulis dan menyelesaikan buku ini,”ujarnya.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan launching Kopi Arabica dan Robusta produksi PCNU Subang. Diharapkan produksi kopi ini dapat menopang potensi ekonomi masyarakat Subang khususnya warga NU.

 

“Ya kalau kopi ini laku dipasaran, tentu omzet buat PCNU ada dan buat wirausaha warga NU juga ada lebihnya,” kata Ketua PCNU Kabupaten Subang, KH Satibi, S.Pd.I, MM usai acara.

 

Halal Bihalal ini juga dimaksudkan sebagai media penguatan kelembagaan NU dan memperkuat jalinan silaturahmi antar pengurus banom dan lembaga.

 

Selain itu, Kiai Satibi mengharapkan dengan adanya kegiatan ini merupakan bisa meningkatkan semangat para pengurus PCNU, banom dan Lembaga dalam berkhidmat di jam`iyah Nahdlatul Ulama.

 

Ketua Panitia kegiatan, Aa Sutisna Rusydi mengatakan bahwa kegiatan ini awalnya hanya akan dilakukan halal bihalal dan pembukaan pengajian kitab Al-Hikam saja, namun seiring berjalannya waktu akhirnya beberapa acara dijadikan dalam satu momentum.

 

“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan sesuai dengan apa yang direncanakan,” pungkas pria yang biasa dipanggil Aa Ngabret tersebut.

Pewarta: Dadan Ramdan