Sempat Ditolak RS karena BPJS, Lembaga Bantuan Hukum NU Subang Kawal Santri yang Terbakar

Share to :

Subang, NU Subang Online
Pengurus Cabang Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama ( PC LPBHNU) Kabupaten Subang mengawal dan mendampingi seorang santri yang terkena musibah kebakaran dan sempat ditolak oleh salah satu rumah sakit di Subang dengan dalih musibah kebakaran tidak masuk dalam layanan BPJS Kesehatan.

Aziz, Santri yang terbakar sedang dirawat di Rumah Sakit

Wakil Ketua LPBHNU Kabupaten Subang, Adv Anwar Nurjali, S.H menceritakan bahwa sebelumnya ada seorang santri dari Pesantren Ij’alil Hidayah Legon Kulon, Pimpinan Kiai Saefuddin Ibnuruqi yang tubuhnya terbakar akibat kebocoran gas, tidak lama kemudian santri tersebut dibawa ke rumah sakit dan hendak menggunakan fasilitas BPJS, namun pihak rumah sakit merekomendasikan harus menggunakan layanan reguler dengan dalih bahwa kebakaran tidak masuk dalam kategori layanan BPJS.

“Tubuh santri tersebut 65 persen terbakar, saat dibawa ke rumah sakit dan mendaftar dengan BPJS pihak rumah sakit menolak, alasannya karena musibah kebakaran tidak masuk dalam layanan BPJS,”Ujar Anwar kepada NU Subang Online melalui sambungan telepon. Jum’at (25/9/2020)

Setelah mendengar kabar tersebut, Anwar bersama pengurus LPBHNU lain langsung melakukan kajian hukum dan mendapat kesimpulan bahwa pernyataan yang disampaikan oleh pihak rumah sakit tidak sesuai dan bertentangan dengan hukum yang berlaku.

“Akan tetapi Team LPBHNU Subang berupaya melakukan tabayun terlebih dahulu untuk mengetahui informasi prosedur yang di jalani oleh pihak Rumah Sakit,”imbuh Anwar yang saat ini berprofesi sebagai advokat itu.

Ditambahkannya, setelah Team LPBHNU Subang yang terdiri dari Anwar Nurjali, S.H. Achmad Syarip Ismail Lubis, S.H dan Andi Satria Pratama Putra, S.H bertemu dan berdiskusi dengan pihak rumah sakit akhirnya santri yang diketahui bernama Aziz tersebut bisa mendapatkan perawatan dan pengobatan secara gratis sesuai ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah setelah tabayun semuanya bisa clear, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama pihak Rumah Sakit yang bersedia berdiskusi dengan kami dan juga Ketua LPBHNU Subang, H. Tata Andriansyah, M.H yang selalu melakukan kordinasi dan memberikan support untuk mengawal perkara ini,”katanya

Lebih lanjut Anwar menjelaskan bahwa saat ini LPBHNU Subang bersama beberapa pihak sedang menggalang donasi untuk biaya operasional pengobatan dan penyembuhan Aziz, jika ada donatur yang hendak membantu bisa langsung menghubungi LPBHNU Subang di nomor telepon/WhatsApp +6285956249136 atas nama Syarif atau bisa bertemu langsung di Kantor PCNU Subang.