MWCNU Pagaden Barat Masa Khidmat 2020-2025 Resmi Dilantik

Share to :

Pada hari selasa 22 September 2020 pukul 08.00 s.d selesai, Majlis wakil Cabang Pagaden Barat menyelenggarakan pelantikan dan pengukuhan pengurus Majlis Wakil Cabang Pagaden Barat dan Ranting NU se-kecamatan Pagaden Barat di Aula utama kecamatan pagaden barat di kp kukulu 1 Rt 25, Rw 06 Ds Balimbing Kec.Pagaden Barat Kabupaten Subang.

Acara tersebut dihadiri oleh camat Pagaden Barat, kepala desa se-kecamatan pagaden barat, para pengurus MWC pagaden barat, pengurus ranting se-kecamatan pagaden barat, patayat, muslimat   dan tamu undangan. Sedangkan dari Pengurus Cabang Nahdaltul Ulama yang hadir pada acara tersebut, yaitu; KH Agus Salim (Rois Syuriyah), Ketua Tanfidziyah (KH. Satibi), K. Eka Munawar (Wakil Ketua), Sekjen (K.Anis), para wakil sekertaris, bendahara, dan juga perwakilan para ketua lembaga dan banom Nahdlatul Ulama.

KH Satibi (Ketua Tanfidziyah) dalam dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh panitia dan juga seluruh pihak yang berpartisipasi berupa biaya, fisik, gagasan, dan doa dalam kegiatan tersebut. Pasalnya, dalam situasi yang tidak normal ini, atau new normal membutuhkan  keberanian, dan juga kerja ekstra agar kegiatan tetap berjalan dengan mematuhi protokol  kesehatan yang telah ditentukan.

Selanjutnya, ketua pcnu memberi ucapan selamat kepada para pengurus MWC Pagaden Barat dan Ranting se-kecamatan Pagaden Barat yang telah dilantik oleh rois syuriah PCNU Subang. K. Satibi berharap bersar kepada para pengurus, bahwa kegiatan tersebut harus dijadikan langkah awal untuk mendongkrak kinerja pengurus Nahdlatul Ulama di kecamatan Pagaden Barat. Tidak ada alasan lagi untuk tidak bergerak berjuang di NU, karena di kecamatan tersebut  para pengurus kecamatan dan juga pengurus desanya  mendukung penuh terhadap upaya perjuangan yang akan dilakukan oleh para pengurus Nahdlatul Ulama, ungkapnya.

Selain itu kekompakan para pengurus harus terus terjaga dengan cara memperbanyak silaturahim, pertemuan-pertemuan, obrolan kecil, dan juga memaksimalkan media yang ada untuk berkomunikasi. KH. Satibi meyakinkan kepada para pengurus, bahwa dari obrolan kecil,dan pertemuan-pertemuan non-formal sekalipun akan menciptakan gagasan atau ide-ide kreatif  yang akan bermanfaat bagi harokah Nahdlatul Ulama. Termasuk koin NU yang menjadi salah satu ide keratif para pengurus untuk memperkuat kemandirian organisasi dengan tujuan untuk mensukseskan muktamar Nahdaltul Ulama ke-34 yang rencananya akan dilaksanakan di lampung. Meskipun demikian, koin NU harus tetap dilanjutkan untuk menunjang dan juga memperkuat kemandirian organisasi di setiap MWC, ranting, lembaga dan juga banom.

Satibi mengingatkan kepada para hadirin, bahwa bangsa ini sedang berusaha dikoyak oleh organisasi-organisasi yang merupakan produk luar baik itu berplatform ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan. Media sosial telah banyak dihuni dan diisi oleh mereka yang tidak mencintai bangsa ini dengan menyebarkan paham komunis maupun khilafah, sehinga tidak sedikit peristiwa-peristiwa tragis yang dialami oleh kita semua. Bahkan apapun yang dilakukan oleh warga nahdaltul ulama berkaitan dengan amaliyah akan selalu mereka salahkan. Oleh karenanya, KH. Satibi berharap besar kepada seluruh hadirin untuk memperdalam dan memperluas fikroh melalui bedah kitab, buku dan diskusi-diskusi, dan juga memperkuat harokah serta continu dalam mengimplementasikan amaliyah dalam satu titik yaitu Nahdlatul Ulama.

Penulis: Muhajirin  (Wakil Sekretaris PCNU Subang)