UPZISNU Kecamatan Dawuan Resmi Dilantik di Pengajian Sabtuan

Share to :

Subang, NU Subang Online

Salah satu program unggulan dari pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dawuan adalah menggelar pengajian yang rutin digelar setiap hari sabtu ke-1 dan ke-2 pada pukul 08.00-12.00 WIB.

Pada pengajian sabtu pertama bulan ini cukup istimewa sebab ada dua agenda kegiatan yang dilaksanakan yaitu pelantikan Unit Pengelola Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Kecamatan Dawuan dan pembinaan untuk para pegawai KUA, Penyuluh Agama Honorer (PAH) dan seluruh Amil di 10 Desa se-Kecamatan Dawuan. Kegiatan ini diselenggarakan di aula KUA setempat. Sabtu (3/10/2020).

Dalam kegiatan tersebut beberapa tokoh masyarakat didaulat menyampaikan materi, diantaranya Rais Syuriah MWCNU sekaligus Ketua MUI Kecamatan Dawuan KH. Aan Ansori, S.Ag, Kepala KUA Dawuan, K. Gayus Priono, S.Ag, M,Sy, Ketua MWCNU Dawuan, K. Dedi Suherdi Waliyudin, Ketua PCNU Subang, KH Satibi, S.Pd.I, MM, Ketua Lazisnu Kabupaten Subang, Drs. H. Parahutan Harahap dan KH Moh Hanafi.

Gayus Priyono, S.Ag., M.Si (Kepala KUA sekaligus Katib MWCNU Dawuan) menyampaikan pesan dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat agar seluruh jajaran pegawai KUA di seluruh Jawa Barat bisa terus membangun sinergitas dengan para ulama di wilayah masing-masing.

Ketua PCNU Kab Subang menyampaikan Pidato Kebangsaan bahwa mencintai tanah air sebagian dari pada iman. Kita harus berjuang untuk menjaga dan mempertahankan NKRI dengan penuh kesantunan, saling menghormati dan toleransi dan sabar dalam segala hal.

Ketua Tanfidiyah MWCNU Dawuan Kyai Dedi Suherdi Waliyudin (Ajengan Kalijaga), menyampaikan Amaliah warga NU harus dipertahankan seperti baca qunut dalam solat subuh, adzan 2 kali dalam solat Jumat ,tahlilan, marhabaan, yasinan, ziarah kubur , rajaban, marhabaan, serta ciri khas masjid NU harus ada bedugnya, serta amaliah-amaliah lainnya disertai fikroh (pemikiran) dan harokah (pergerakan) ahlussunah wal jamaah Annahdiyah

Sementara Ketua PC Lazisnu Kabupaten Subang Drs.  H. Parahutan Harahap menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan ormas terbesar di dunia bahkan sampai ke akhirat dan anggotanya mayoritas dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Tetapi jangan khawatir dengan bersatu menggerakan koin NU 1000 rupiah saja per hari setiap pemilik kaleng di warga NU akan bisa menghasilkan miliaran rupiah sehingga NU bisa mandiri dan bisa membantu berbagai kegiatan serta bisa membantu program ekonomi, pendidikan, sosial dan bisa memiliki fasilitas fasilitas lainnya seperti ambulan dan kantor sekretariat NU di berbagai tingkatan seperti daerah daerah Kabupaten lain yang sukses menggerakan koin NU.

Moderator acara, H. Aa Sutisna Rusydi, S.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta dalam menyukseskan acara ini terutama kepada para panitia, pengurus dan juga para hadirin yang telah menyempatkan waktunya.

“Kegiatan ini bertujuan selain ajang silaturahmi juga merupakan bentuk sinergitas untuk memajukan NU khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Dawuan, agar NU bisa mandiri menyongsong Perdamaian Dunia,”Ujar Aa di hadapan para hadirin.

Selain itu, kata dia, setelah dilantiknya pengurus UPZISNU Kecamatan Dawuan diharapkan bisa menjadi jembatan dalam meningkatkan kualitas di bidang ekonomi, Pendidikan dan sosial di wilayah Kecamatan Dawuan.

Turut hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran Pengurus MWC NU dan Ranting NU se-Kecamatan Dawuan, beberapa pengurus Banom NU seperti Muslimat, Fatayat, Ansor dan banyak tamu undangan lainnya.

Penulis: MWCNU Dawuan