Peringati Harlah, Lesbumi Subang Napak Tilas Pejuang NU di Sejumlah Titik

Share to :

Subang, NU Subang Online

Dalam rangka menyambut Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) Ke-96 versi masehi dan Ke-99 versi hijriyah, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) melakukan napak tilas ke maqbarah para pejuang NU di sejumlah titik yang ada di Kabupaten Subang, diantara tujuannya adalah untuk menjaga sakralitas.

“Kami ingin menjaga kesakralan NU sekaligus menyerap energi para pejuang NU di Kabupaten Subang agar kami tetap semangat berkhidmat di Nahdlatul Ulama,” kata Ketua Lesbumi Subang, Mirzan Insani, Senin (14/2/2022).

Menurutnya, ibarat HP yang membutuhkan daya listrik melalui charge, manusia pun perlu asupan energi agar bisa tetap semangat dalam melangkah di ruang pergerakan dan perjuangan.

“Napak tilas ini dalam rangka itu, charge batin agar kita bisa tetap semangat berjuang mengibarkan bendera Islam Ahlussunah wal jamaah an-nahdliyah,” tandasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa perjuangan para ulama harus selalu diingat dan diapresiasi apalagi situasi dan medan perjuangan mereka pada saat itu tentu lebih sulit dari pada kondisi hari ini yang serba modern.

“Misalnya dulu harus melawan penjajah, otoritarianisme dan sebagainya, sekarang hal itu sudah tidak ada, tinggal kita melanjutkan energi dan semangat perjuangan dari beliau-beliau,” ucap guru seni budaya MA Darul Ikhlash Kalijati itu.

Dalam melakukan napak tilas ini Mirzan membawa bendera pusaka NU, bendera yang dibuat puluhan tahun yang lalu, hal ini terlihat dari jenis tulisan yang menempel pada bendera NU berlatar hijau dan tulisannya berwarna putih dengan menggunakan ejaan Suwandi. Dalam bendera tersebut tertulis NU Tjabang Subang.

“Kemarin kita sudah ke Pabuaran, di sana ada Rais PCNU Purwakarta Subang, kemudian Pungangan, Patokbeusi, Ciasem, Compreng, nanti masih ada beberapa lagi, terakhir kita akan ke tonggoh, ke Pesantren Pagelaran,” imbuhnya.

Dijelaskan Mirzan, setelah kegiatan napak tilas Lesbumi ini selesai dibawa ke sejumlah tempat keramat, selanjutnya bendera ini akan dibawa kirab ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Subang. Rencananya kegiatan kirab ini akan dimulai dari titik 0 KM NU Subang yang terletak di Kp Pungangan, Kecamatan Patokbeusi dan finish di Islamic Center Subang sebagai lokasi puncak acara peringatan Harlah NU Subang.

Sebagaimana diketahui, dalam perhitungan tahun masehi NU didirikan pada tanggal 31 Januari 1926 di kota Surabaya, Jawa Timur. Sementara dalam versi hijriyah, NU berdiri pada tanggal 16 Rajab 1344 H. Dengan demikian, menurut versi masehi, NU sudah berusia 96 tahun, sedangkan menurut versi hijriyah NU sudah berusia 99 tahun.