Kiai Musyfiq Amrullah: Jangan Melihat NU dari Kejauhan

Share to :

Kiai Musyfiq Amrullah: Jangan Melihat NU dari Kejauhan

Subang, NUsubang.or.id
Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat semakin mudah dalam mendapatkan berbagai informasi baik informasi positif maupun negatif. Namun biasanya informasi negatif dan hoaks lebih cepat tersebar dan informasi positif malah jarang menjadi viral, jika terjadi demikian dianjurkan agar masyarakat melakukan tabayun atau klarifikasi agar tidak tidak terjebak dalam fitnah.

Demikian disampaikan oleh KH Musyfiq Amrullah, Ketua PCNU Subang, Jawa Barat dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus Ranting NU Se-Kecamatan Purwadadi, Subang yang digelar di Aula Kecamatan Purwadadi, Kamis (4/1).

“Tidak sedikit yang menilai bahwa NU itu tidak baik karena termakan berita hoaks atau karena mendapatkan informasi yang tidak utuh, maka janganlah melihat NU dari kejauhan atau jangan melihat NU seperti orang buta yang memegang gajah,” papar Pengasuh Pesantren Attawazun Kalijati itu.

Ia melanjutkan, kisah orang buta memegang gajah ini sudah sering kita dengar, bahwa ketika memegang belalai gajah, orang buta tersebut bisa jadi menilai bahwa gajah itu adalah ular yang besar atau ketika memegang kakinya bisa jadi menganggap bahwa gajah itu adalah tiang yang kokoh hal itu terjadi karena gajah tersebut tidak dipegang atau tidak dilihat secara menyeluruh.

Begitu pun ketika orang yang mendapatkan informasi tentang NU secara tidak utuh bisa jadi akan menilai NU dengan negatif dan tidak objektif.

“Apalagi ketika sudah didahului oleh perasaan tidak suka dan benci, penjelasan apapun akan selalu dipandang negatif,” tambah alumni Pesantren Daarul Rahman Jakarta itu

Kiai Musyfiq pun mengajak kepada para hadirin agar selalu mencintai NU karena dengan cinta akan melahirkan semangat dalam melaksanakan pengabdian dan jika di kemudian hari mendapatkan informasi miring tentang NU tidak akan langsung menelan mentah-mentah serta bisa melakukan tabayun dan klarifikasi dengan mendatangi kantor pengurus NU.

“Kantor NU alamatnya jelas, bahkan sudah tersebar di seluruh Indonesia, jika ada hal-hal yang tidak berkenan dengan NU bisa melakukan tabayun dan klarifikasi dengan mendatangi kantor NU setempat bukan malah dengan menyebarkan hoax dan fitnah di media sosial,” tandasnya.

Selain itu, dalam kegiatan yang dihadiri oleh PCNU Subang dan Banom serta pejabat Forkompimcam Purwadadi tersebut, Kiai Musyfiq mengajak kepada para pengurus Ranting NU yang baru saja dilantik untuk memegang teguh ajaran Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah serta mempunyai fikroh, amaliah, dan harokah an-nahdliyah. (Aiz Luthfi/Fathoni)