Subang, NU Subang Online
Usai dilaksanakan Pengajian Sabtu (Jitu) yang rutin digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Subang, ribuan jamaah yang memadati gedung PCNU Subang tidak langsung pulang ke rumah masing-masing. Mereka antusias mengikuti kegiatan berikutnya, yaitu Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Gedung PCNU Subang, Jalan Darmodiharjo No 4, Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, pada Sabtu (3/6/2023).

Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini diselenggarakan oleh PCNU Kabupaten Subang melalui Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), Jam’iyah Ruqyah Aswaja (JRA) dan Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Subang untuk untuk warga Subang.
Wakil Ketua PCNU Subang, Ustadz Eka Munawwar menjelaskan bahwa setidaknya ada 3 sayap organisasi NU yang membidangi kesehatan di lingkungan PCNU Subang, yaitu 1 lembaga (LKNU) dan 2 banom (JRA dan PDNU).
Ditegaskannya, kesehatan adalah modal dasar manusia untuk menjalani aktifitas dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Alasan ini yang menjadi landasan PCNU Subang menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Jika sakit tentu segala aktifitas akan tersumbat, maka kesehatan perlu kita jaga agar rutinitas dan program yang direncakan bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua LKNU Kabupaten Subang, H. Edi Supriadi mengatakan bahwa dalam kegiatan ini para jamaah mendapatkan sejumlah pemeriksaan kesehatan, seperti tensi darah, gula darah, asam urat, kolesterol, berat badan, dan suhu tubuh. Setelah mendapatkan pemeriksaan, jamaah akan mendapatkan resep obat.
“Saya kira keluhan kesehatan tersebut yang paling banyak dialami oleh masyarakat,” tambahnya.
Edi mengharapkan, dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini bisa meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya warga NU subang sehingga bisa melaksanakan aktifitas dan ibadah dengan lancar.

Jitu Muslimat NU Subang
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Subang, Hj Iis Salamah menjelaskan bahwa Pengajian Sabtu atau disingkat Jitu merupakan sarana belajar dan konsolidasi pengurus dan kader.
“Jitu bisa menjadi ajang tholabul ilmi sekaligus mempersatukan frekuensi antar pengurus sehingga dalam menjalankan roda organisasi bisa satu irama,” jelasnya.
