Reboan PCNU Subang Diisi Dengan Muludan

Share to :
KH Manarul Hidayat
KH Manarul Hidayat menyampaikan mau’idzah hasanah di acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. yang digelar PCNU Subang

Subang, NUSubang.or.id

Reboan merupakan kegiatan rutin mingguan PCNU Subang yang dilaksanakan setiap hari rabu di Kantor PCNU setempat dengan agenda Pengajian Kitab Al-Hikam yang dilanjutkan dengan Rapat kordinasi pengurus untuk membahas perkembangan terkini.

Berbeda dengan Reboan seperti biasanya, kali ini PCNU Subang mengisi kegiatan Reboan dengan Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar di Masjid Agung Al-Musabaqoh Subang, Jalan Eyang Angsa Goparona, Kelurahan Soklat, Subang. Rabu (18/12).

Ketua PCNU Subang, KH Satibi menyampaikan pentingnya para jamaah dan pengurus NU untuk tetap istiqomah mengamalkan ajaran yang sudah dicontohkan para ulama dan pendiri NU khususnya dalam hal harokah annahdliyah.

“Karena dengan harokah nahdliyah Insyaallah akan membuat hidup kita menjadi barokah, sebagaimana semboyan alharokah barokah,”Ungkap santri angkatan pertama Mbah Dimyati Kaliwungu, Kendal itu.

Selain itu, Kiai Satibi melaporkan perkembangan organisasi yang ia pimpin selama satu tahun ke belakang, diantaranya adalah saat ini PCNU Subang sudah punya tim sekretariat yang punya tugas khusus menangani berbagai hal urusan administrasi dan dapur organisasi.

“Kita berkaca kepada PCNU Cianjur yang kemarin jadi pemenang PWNU Jabar Awward, salah satu rahasianya adalah karena PCNU Cianjur punya tim sekretariat,”ujarnya

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi, KH Toto Ubaidillah Haz menekankan pentingnya mencintai Nabi Muhammad dan kecintaan tersebut tidak hanya diungkapkan dengan kata-kata saja melainkan harus dengan tindakan nyata diantaranya adalah dengan sholawatan dan muludan.

Dalam laporannya, Wakil Ketua PCNU Subang itu menyampaikan bahwa demi suksesnya kegiatan muludan ini para pengurus PCNU Subang dan panitia kegiatan bukan hanya “berjihad” dengan pikiran dan tenaga saja, tapi juga dengan harta sesuai kemampuan masing-masing.

“Kami ingin meniru para muassis NU yang berjuang menegakan ahlussunah waljamaah annahdliyah di Indonesia dengan jiwa, raga dan hartanya,”tambahnya sambil mengutip firman Allah tentang berjihad dengan harta.

Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati dan Wakil Bupati berikut jajaran Forkominda Subang, para pengurus NU se-Kabupaten Subang berikut Lembaga-Banom, serta pengurus ormas dan acara puncak diisi dengan mau’idzah hasanah yang disampaikan oleh KH Manarul Hidayat.