Peringati Harlah, PWNU Jabar Road Show ke Seluruh PCNU

Share to :

Subang, NUSubang.or.id – Hari Lahir ke-94 Nahdlatul Ulama versi tahun Masehi yang jatuh pada tanggal 31 Januari diperingati oleh PWNU Jawa Barat dengan melakukan road show ke seluruh Pengurus Cabang NU, tujuan kegiatan ini selain untuk silaturahmi dan konsolidasi organisasi juga sebagai media sosialisasi program PBNU dan PWNU.

PWNU Jawa Barat Kunjungi PCNU Subang. Sabtu (1/2/2020)

“PWNU Jawa Barat membagi tiga tim yang ditugaskan mengunjungi PCNU se-Jawa Barat selama tiga hari berturut-turut mulai dari hari Kamis, Jum`at dan terakhir hari ini, Sabtu,”Ungkap H Abdul Rofe Taufik, Umar Wakil Sekretaris PWNU Jawa Barat saat mengunjungi Kantor PCNU Subang yang beralamat di Jalan Darmodiharjo Nomor 4, Kelurahan Sukamelang, Subang. Sabtu (1/2).

Dikatakannya, kunjungan PWNU Jawa Barat ini memiliki tiga agenda utama yaitu sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) NU Jawa Barat, mendengarkan laporan konsolidasi PCNU Subang di tingkat MWC dan Ranting, mendengarkan laporan kemandirian ekonomi khususnya yang berkaitan dengan Koin Muktamar.

“Insyaallah pada tanggal 8 Februari besok PWNU Jawa Barat akan meluncurkan SIM (Sistem Informasi Manajemen ) NU, dengan adanya SIM NU ini diharapkan PWNU memiliki database warga NU yang ada di Jawa Barat,”Ungkapnya di hadapan para pengurus harian PCNU Subang.

Dalam kesempatan itu, H Rofe memaparkan tentang pentingnya PWNU Jawa Barat memiliki database pengurus NU mulai dari tingkat cabang hingga anak ranting, sebab dengan adanya database tersebut akan memudahkan PWNU untuk melakukan konsolidasi dan pemetaan.

“PWNU Jawa Barat ingin memaksimalkan peran ranting bahkan anak ranting karena itu adalah ujung tombaknya NU,”tambahnya.

Saat ini, kata dia, data Pengurus Ranting yang dikantongi PWNU Jawa Barat baru sekitar 20 persen dari jumlah total desa dan kelurahan yang hampir mendekati angka 6.000, melalui wasilah roadshow ini ditargetkan ada peningkatan jumlah Pengurus Ranting.

Lebih lanjut H Rofe menekankan pentingnya program Koin Muktamar, diharapkannya gerakan Koin Muktamar ini bisa menjadi pemantik yang bisa menyalakan spirit kemandirian NU di semua tingkatan, sehingga semua kegiatan dan program NU tidak lagi mengandalkan proposal.

“Kita tidak berhenti di Koin Muktamar saja, jadi ada kelanjutannya untuk menunjang acara-acara NU baik di PW, PC, MWC bahkan Ranting,”tandasnya.

Dalam kesempatan itu, H Rofe pun menyampaikan bahwa pada tahun 2020 PWNU Jawa Barat akan kembali menggelar PWNU Jabar Awward, jika pada tahun 2019 kemarin yang dinilai adalah aspek administrasi, tahun ini PWNU akan menitikberatkan pada penilaian program unggulan yang diusung oleh PCNU. (NU Online/Aiz Luthfi)