Peringatan Muludan PCNU Subang Berlangsung Sederhana namun Tetap Meriah

Share to :

Subang, NU Subang Online

Peringatan Maulid Nabi Muhammad atau sering disebut Muludan yang digelar PCNU Subang berlangsung sederhana namun tetap meriah, kemeriahan itu semakin terlihat ketika shalawat Thala`Al Badru bergemuruh di kantor PCNU setempat yang beralamat di Jalan Darmodiharjo No 4, Sukamelang, Subang. Rabu (18/11/2020).

Ketua PCNU Subang, KH Satibi memberikan sambutan dalam kegiatan Muludan PCNU Subang

Ketua Panitia pelaksana kegiatan, K. Anis Hisyam Karim mengatakan bahwa acara Muludan ini sengaja dilakukan sederhana dan terbatas mengingat masih musim pandemi sehingga undangan yang disebar hanya untuk para pengurus PCNU, utusan badan otonom dan lembaga serta para pengurus Majlis Wakil Cabang dan beberapa undangan khusus.

“Itu pun dilakukan dengan tetap menggunakan standar protokol kesehatan seperti wajib memakai masker, menjaga jarak dan tidak ada musofahah atau bersalaman,”ungkap K Anis yang juga Sekretaris PCNU Subang itu.

Dikatakannya, peringatan Maulid Nabi Muhammad mempunyai makna tersendiri kalangan nahdliyyin, selain merupakan bagian dari tradisi keagamaan dan berharap syafaat dari kanjeng Nabi Muhammad, juga mempunyai beberapa fungsi dan manfaat yang bisa langsung dirasakan.

“Muludan mempunyai beberapa manfaat untuk umat Islam diantaranya adalah bisa menjadi wasilah dalam membangun silaturrahmi, tholabul ilmi dan berbagi kabar ketika bertemu dengan rekan, tetangga, sanak kerabat dan berpeluang untuk mendapat kawan baru yang berpotensi untuk menjalin kerjasama di masa yang akan datang,”paparnya usai kegiatan.

Biasanya, kata dia, kegiatan Muludan seperti ini biasanya berlangsung terbuka yang digelar di tempat strategis seperti di alun-alun Kabupaten Subang dan Masjid Agung serta dihadiri oleh ribuan nahdliyin.

Sementara itu, Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur yang turut hadir dan memberi sambutan, menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada warga NU Subang yang selalu menjaga umat dengan menyampaikan pesan-pesan agama yang damai dan tentram.

“Alhamdulillah, untuk sementara ini kedekatan NU dan pemerintahan (Subang) terjalin harmonis dan saling mendukung. Sehingga stabilitas keamanan di Kabupaten Subang ini bisa terjaga,” imbuhnya.

Agus melanjutkan bahwa jika situasi dan kondisi masyarakat tidak aman, maka bagaimana program-program pemerintah bisa berjalan dengan baik. Misalnya, Agus melanjutkan dengan memberikan contoh ketika sedang ramai-ramainya demo di Subang soal penolakan Omnibus Law. Agus sangat mensyukuri dari beberapa kali demo yang dilakukan oleh massa aksi dari berbagai aliansi, tetap berjalan aman tanpa ada kerusuhan dan pengrusakan fasilitas negara.

“Ini patut disyukuri, dengan arahan dan bimbingan dari para pengurus-pengurus NU, Kiai-kiai, sehingga para pendemo tidak melakukan anarkisme,” pungkasnya.

Acara Maulid Nabi diisi dengan pengajian, penampilan shalawatan dari tim Muslimat NU dan Ishari NU Subang, sementara acara mau`idzah hasanah diisi oleh Ketua MWCNU Legonkulon, K. Kholil.