MUI Subang Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Share to :

Subang, NUSubang.or.id

Demi terciptanya situasi dan kondisi yang aman dan tenang di tengah-tengah masyarakat, umat Islam diminta agar bisa saling menahan diri dan tetap menjaga hati saat menghadapi berbagai peristiwa yang terjadi di tanah air, sebab dengan hati yang tenang berbagai persoalan bisa diselesaikan dengan baik.

“Kepala boleh panas tapi hati kita harus tetap dingin ketika menghadapi sebuah persoalan,”Ujar Ketua MUI Kabupaten Subang, KH Moch Musa Muttaqien, di Subang. Ahad (8/12)

Mustasyar PCNU Subang itu menambahkan, dalam menjaga hati dan menahan diri ini sudah dicontohkan dengan baik dan bijaksana oleh KH Ma’ruf Amin ketika ia mendapatkan caci maki dan hinaan dalam sebuah ceramah di media sosial yang dilakukan oleh seseorang.

“KH Ma’ruf Amin sudah memberikan contoh kepada kita, walaupun beliau dihina dan dicaci maki tapi beliau tetap memaafkan,”terang Mantan Rois PCNU Subang itu

Bukan hanya memaafkan, lanjutnya, Kiai Ma’ruf yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia dengan berbagai fasilitas dan atribut yang yang melekat padanya tidak kemudian menggunakan kekuasaannya itu untuk melakukan ‘balas dendam’ kepada orang yang menghinanya.

Selain itu, tambahnya, Gus Muwafiq yang saat ini sedang mendapat sorotan karena potongan video ceramahnya juga sudah memberikan contoh yang baik dengan memberikan klarifikasi sekaligus memohon maaf atas sebagian isi ceramahnya tentang sejarah yang dianggap menghina Nabi Muhammad.

“Ini merupakan pelajaran yang berharga bagi kita untuk tetap istiqomah dalam menjaga hati kita,”imbuhnya

Pengasuh Pesantren Yafata Kalijati ini mengkhawatirkan jika semua pihak tidak bisa saling menahan diri, diprediksi akan terjadi konflik horizontal dan meluas ke berbagai daerah sehingga bisa merusak persatuan dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jika sudah terjadi seperti itu tentu saja pihak yang tidak suka dengan persatuan Indonesia, mereka akan tepuk tangan karena merasa senang,”urainya

Untuk itu ia memohon kepada semua pihak terutama umat Islam untuk tetap mengedepankan akhlakul karimah dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di dunia ini agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk tujuan memecah belah bangsa.