Kiai Anwarudin dan Kiai Kholil Terpilih Menjadi Rais dan Ketua MWCNU Legonkulon

Share to :

Legonkulon, NU Subang Online

Pada hari Senin, 16 November 2020 pukul 08.30 s.d selesai, MWCNU Legonkulon  menyelenggarakan Konferensi MWCNU Legonkulon  periode 2020-2025 di Majlis Ta’lim Nurul Iman Jl Pantai Pondok Bali KM 04 Dusun Kerajan RT 07, RW 03 Desa Bobos Kecamatan Legonkulon,  Kabupaten Subang.

Kiai Kholil sedang memberikan sambutan usai terpilih menjadi Ketua MWCNU Legonkulon

Setelah melalui beberapa tahapan pleno dalam konferensi MWCNU yang dipimpin oleh Sdr Muhajirin dan Ahmad Burhanudin sebagai pemimpin dan sekretaris sidang. Konferensi tersebut menetapkan Kiai Anwarudin sebagai Rois Syuriyah yang dipilih melalui pemilihan oleh Tim AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi), dan Kiai Kholil S.Pd.I terpilih sebagai Ketua Tanfidiyah untuk masa khidmat 2020-2025.

Dalam sambutan singkatnya, Kiai Anwarudin yang baru saja terpilih menjadi Rois Syuriyah menyampaikan bahwa modal utama dalam mengawali kepemimpinan baru MWCNU di Legonkulon adalah persatuan dalam membangun Nahdaltul Ulama.

Selain itu, ia pun mengatakan bahwa persatuan itu juga guna memperkokoh dan menguatkan organisasi  Nahdlatul Ulama, sebagaimana dinyatakan oleh sahabat Ali Bin Abi Thalib Ra yang menyatakan bahwa Kebenaran tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebathilan yang terorganisir.

“Saya mengajak kepada seluruh ulama dan umaro, Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat dan seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama untuk membangun NU melalui persatuan,”ujarnya.

Sementara itu, K. Kholil, S.Pd.I yang baru saja terpilih menjadi Ketua Tanfidiyah mengajak kepada seluruh warga Nahdaltul ulama yang nantinya diangkat menjadi pengurus MWCNU Legonkulon agar bekerja keras untuk dan atas nama nahdlatul ulama bi I’lai kalimatillah.

“Kami akan mengingatkan pengurus jika nanti ada yang keluar rel dalam berorganisasi, begitu juga tolong ingatkan saya apabila melakukan hal serupa,”Ucapnya.

Selain itu, Kiai Kholil mengingatkan juga bahwa dalam menjalankan organisasi Nahdlatul Ulama harus mempunyai prinsip jangan mencari penghidupan di Nahdlatul Ulama, akan tetapi hidup-hidupilah Nahdlatul Ulama dengan kemampuan dan bidang yang dimiliki.

“Untuk itu saya akan mengawalinya dengan cara Insya Allah saya akan menyisihkan infaq untuk NU di setiap ada undangan mengisi mau`idzah hasanah,”tambah mubalig yang sering mengisi acara-acara Peringatan Hari Besar Islam itu.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Kholil mengatakan bahwa pengajian bulanan NU di Kecamatan Legonkulon yang sebelumnya vakum akan diaktifkan kembali dengan cara kerjasama dengan beberapa pihak seperti pihak Kecamatan dan para Kepala Desa di kecamatan Legonkulon .

“Lokasi pengajiannya kita rencanakan di Balai Desa yang menjadi tuan rumah,”imbuhnya.

Dengan adanya pengajian tersebut, kata dia, para aparatur desa dapat mengikuti pengajian sekaligus membantu pemerintah dalam mensosialisasikan agenda-agenda yang harus disampaikan kepada masyarakat secara langsung.

“Program yang lainnya akan kita bahas bersama dalam kegiatan rapat kerja yang akan dilaksanakan setelah terbit SK Penetapan dan Pengesahan Pengurus MWCNU Legonkulon dari PCNU Kabupaten Subang,”tandasnya.

Di akhir kegiatan, Ketua PCNU Kabupaten Subang, KH Satibi memberi ucapan selamat kepada Rois dan Ketua MWCNU Legonkulon terpilih. Ia berharap, dibentuk struktur kepengurusan secepatnya, agar dapat bersinergi dalam membangun Nahdalatul Ulama di Legonkulon.

“Pada perinsipnya, PCNU akan mendukung sepenuhnya segala upaya dalam bentuk program kerja yang akan dilakukan oleh MWCNU Legonkulon,” ucap Kiai Satibi.

Acara tersebut dihadiri Bapak Camat Legonkulon , Kapolsek, Kepala KUA, pengurus MWCNU dan pengurus Ranting NU, pengurus PAC dan jamaah atau warga setempat. Sedangkan dari Pengurus Cabang Nahdaltul Ulama yang hadir, yaitu; KH. Satibi (Ketua Tanfidziyah) Muhajrin (Wakil Sekjen), Ust. Salik,  Ketua Laziznu dan juga perwakilan para ketua lembaga dan banom Nahdlatul Ulama.

Pewarta: Muhajirin (Wakil Sekretaris PCNU Subang)