Belajar Manajemen Organisasi, PCNU Subang Studi Banding ke Cianjur

Share to :

Cianjur, NU Subang Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang melakukan studi banding ke PCNU Cianjur untuk belajar tentang manajemen dan penataan organisasi, pertemuan kedua pengurus NU tingkat kabupaten itu berlangsung di Kantor PCNU Cianjur, Jalan Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Ahad (6/9/2020).

Rombongan PCNU Subang yang dipimpin oleh KH Satibi mengatakan bahwa PCNU Cianjur merupakan PCNU terbaik se-Jawa Barat dan sudah ditetapkan sebagai pemenang dalam PWNU Jabar Awward tahun 2019, hal ini kemudian membuat PCNU Subang terdorong untuk belajar lebih jauh dalam mengelola organisasi.

“PCNU Cianjur punya tata kelola administrasi yang baik dan rapi, punya BMT (Baitul Mal wat Tamwil) yang asetnya sudah milyaran dan tentunya beberapa keunggulan lain sehingga kami perlu belajar,”papar Kiai Satibi saat membuka dialog dengan jajaran pengurus NU Cianjur.

Selain itu, kata Kiai Satibi, setelah dilakukan studi banding ini diharapkan bisa mendapatkan ilmu yang bisa menambal kekurangan sekaligus meningkatkan kelebihan yang ada dalam manajemen organisasi PCNU Subang.

“Diharapkan juga dari pertemuan ini bisa menjalin sebuah kerjasama sehingga ukhuwah an-nahdliyah antara PCNU Subang dan PCNU Cianjur bisa semakin erat,”imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Cianjur, KH Choirul Anam membocorkan beberapa tips yang menjadi wasilah suksesnya organisasi yang ia pimpin sampai bisa mendapatkan posisi di peringkat pertama dalam kompetisi NU Jabar Awward, salah satu tips tersebut adalah dengan memaksimalkan peran dan tugas perangkat organisasi NU.

“Setiap hari kantor PCNU Cianjur tidak pernah sepi karena semua lembaga dan badan otonom ada piket harian dan dijadwal secara bergantian,”ungkapnya.

Ditambahkannya, Lembaga dan Banom PCNU Cianjur sudah punya ruangan masing-masing sehingga mereka bisa lebih leluasa untuk merencanakan dan melaksanakan program masing-masing namun tentu saja masih sesuai dengan koridor dan arahan.

“Mereka bisa rapat, diskusi dan sebagainya di ruang kantornya masing-masing dengan leluasa,”tandasnya.

Hasil dari ngantor tersebut, kata dia, lahan kantor PCNU Cianjur yang luasnya mencapai 4 ribu meter sudah padat terisi oleh beberapa bangunan seperti gedung kampus STISNU, masjid dan sebagainya.

Lebih lanjut Kiai Chairul Anam menambahkan, peran dan fungsi syuriyah dan tanfidziyah benar-benar dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku, yaitu syuriyah bertugas lebih fokus pada kebijakan organisasi dan tanfidziyah kepada kebijakan program dan lembaga bertugas sebagai eksekutor dari program tersebut.