Aswaja NU Center Subang Masa Khidmat 2020-2023 Resmi Dilantik

Share to :

Subang, NUSubang.or.id – Pengurus Aswaja NU Center Kabupaten Subang masa khidmat 2020 – 2023 resmi dilantik oleh Rais Syuriyah, KH Agus Salim ZH di aula Kantor PCNU Subang, Jalan Darmodiharjo, No. 4 Sukamelang, Subang. Rabu (2/9/2020)

Katib Syuriyah PCNU Subang, KH Jejen Zainal Mufid yang turut hadir menyampaikan bahwa salah satu latar belakang dibentuknya Aswaja NU Center Subang diantaranya adalah untuk menangkal isu atau paham yang cenderung menyerang NU terutama dari sisi amaliyah atau lebih umumnya pada ajaran Islam ahlussunah wal jamaah annahdliyah.

“Gazwatul fikr atau perang gagasan, perang ide saat ini sangat terasa terutama di media sosial dan tugas Aswaja NU Center Subang itu adalah menjadi benteng dari pihak-pihak yang menyerang NU,”ujar Kiai Jejen yang juga penasihat Aswaja NU Center Subang.

Lebih lanjut Kiai Jejen mendorong kepada para pengurus Aswaja NU Center Subang agar berperan aktif dalam berdakwah dan menyebarkan paham Islam ahlusunah wal jamaah annahdliyah di dunia maya khususnya di media sosial agar masyarakat khususnya warga nahdliyin bisa tercerahkan dan tetap yakin bahwa

Sementara itu, Ketua Aswaja NU Center Subang Abdullah Zaini melaporkan bahwa saat ini ia bersama para pengurus lain sudah bergerak di media sosial untuk menyampaikan ajaran Islam ahlusunah wal jamaah annahdliyah.

“Saat ini fanspage Facebook Aswaja NU Center sudah lebih dari 3 ribu followers dan konten yang diposting beragam mulai dari akidah, fikih, amaliyah dan sebagainya,”tambahnya.

Selain Facebook sambungnya, Aswaja NU Center sudah menyiapkan media lain sebagai wadah untuk menyampaikan ajaran Islam Ahlusunah wal jamaah annahdliyah di dunia maya seperti channel youtube dan website, hal ini bertujuan agar ruang lingkup audiens bisa lebih luas tidak hanya pengguna facebook saja.

Pengurus Aswaja NU Center Subang

Aswaja NU Center merupakan badan khusus yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama. Peran utama dari Aswaja NU Center adalah menjaga tradisi amaliyah keagamaan warga Nahdlatul Ulama’ sekaligus kembali meneliti dan mere-generasi lagi terhadap dalil-dalil amaliyah Nahdlatul Ulama’.